Berbagai cara telah dilakukan pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk meminimalkan kematian ibu dan bayi baru lahir. Menurut data dari WHO, setidaknya pada 2010 angka kematian ibu di Indonesia mencapai 359/100.000. Sayangnya, hal itu cenderung meningkat.
Berangkat dari kondisi tersebut, Kemenkes bersama dengan United States Agency for International Development (USAID) menjalankan program yang diharapkan dapat menjadi jalan keluar dari masalah tersebut. Program Expanding Maternal and Neonatal Survival (EMAS) telah berjalan lima tahun di enam provinsi. Selama itu pula program ini dinilai berhasil meningkatkan kemuliaan wanita.
Prioritas utama program Emas adalah membuat rumah sakit dan puskesmas, yang mampu dan bertanggung jawab dalam menyediakan pelayanan berkualitas pada keadaan gawat darurat ibu dan bayi baru lahir.
Yang termasuk dalam pelayanan Maternal adalah pelayanan yang diberikan kapada ibu seperti:
• Pelayanan Kehamilan
• Pelayanan Persalinan
• Pelayanan Keluarga Berencana (KB)
Yang termasuk dalam pelayanan Neonatal adalah pelayanan yang diberikan kapada ibu seperti:
• Pelayanan inisisasi menyusui dini ( IMD )
• Pelayanan ASI ekslusif
• Pelayanan Vaksinasi
• Pelayanan Perawatan methode kangguru ( PMK ) untuk yang BBLR
Disini rumah sakit Juliana mulai bergabung dengan program Emas sejak Hari Rabu Tanggal 20 Februari 2019 dan terbentuklah di dalamnya TIM EMAS yang terdiri dari :
1. Manajemen
2. Dokter spesialis Obgyn
3. Dokter spesialis Anak
4. Dokter Umum
5. Bidan senior
6. Perawat senior
7. Petugas IGD Ponek
8. Petugas Kamar Bersalin
9. Petugas Perinatologi
10. Petugas Kamar Operasi
11. Petugas Rawat Inap (Nifas)
12. Petugas Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (IPCN)
Rumah Sakit Juliana konsisten dalam pelayanan maternal dan neonatal dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dalam proses selama RS Juliana dalam bimbingan Emas kami mendapatkan bimbingan dan di arahkan serta di ajarkan dalam pelayanan maternal dan neonatal oleh Rumah Sakit yang sudah terdahulu mengikuti Program Emas yaitu oleh Mentor – Mentor :
1. RSUD Kota Bogor
2. RS Salak Bogor
3. RS PMI Bogor
Dalam fase Bimbingan tersebut kami mendapatkan ilmu dan pelajaran yang sangat banyak dan baik sekali untuk pelayanan khususnya Maternal dan Neonatal , dari mulai pembekalan yang di berikan berupa materi dan praktek serta lagsung yang diaplikasikan dai Rumah Sakit Juliana.
Ada beberapa kali pertemuan dengan dinas kota bogor dan para mentor yang kami terima ya itu pembekalan materi di RSUD Kota , yang sampai pada akhirnya kami di nilai dan di Audite oleh tim Mentor kami dari mulai Regulasi , Dokumen dan Drill emergency serta aplikasi di lapangan langsung ditelusur oleh Tim Mentor.
Alhamdulillah kami dapat menjalani semuanya dengan menjalakan dari mulai tahap awal sampai dengan tahap akhir, dan pada closing acara EMAS tgl 02 desemser 2019 di Dinas Kesehatan Kota Bogor RS Juliana di nyatakan Lulus dengan predikat Memuaskan, dan kami siap untuk menjadi mentor EMAS di program EMAS berikutnya.
Berikut dokumentasi kegiatan selama bimbingan EMAS di RS Juliana :
1. Saat Audit Maternal dan Neonatal

2. Handsrcub sudah di beri tanggal

3. Saat Drill Emergency

4. Dokumentasi lain – lain

Created By : Ety Rochaety (Ketua EMAS RS Juliana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *